Senin, 18 Juni 2012

Tuhan

saat dia datang,
hati ini begitu bersyukur,
saat dia tersenyum,
hati ini begitu bahagia,
namun saat ia berpamitan hendak pergi
hati ini menangis, 
sedih,
tak bisa melepaskannya,
Tuhan,
apakah ini cinta?
apakah aku merasakan rasa
yang hampir membunuhku?
apakah benar?
Tuhan.. mengapa engkau masih memberikan rasa itu padaku?
aku tak mau menangis lagi,
aku lelah dengan semua permainan cinta ini,
Tuhan,
kumohon tepiskan perasaan dari hati ini,
jika ia bukan untukku..

cerita hati

terjaga dalam kelam malam,
mengais pintu rahmadmu,
aku menangis,
mengadu padaMu,
memohon ampunanMu,
hanya ini yang bisa kau lakukan,
hambaMu ini hanya insan hina,
berlumuran dosa.
bermandikan maksiat.
pantaskah hambaMu untuk ini
untuk menyentuh Mu?
pantaskah hambaMu ini
bertemu dengan KekasihMu?
Nabi Agung Muhammad?

Minggu, 17 Juni 2012

perpisahan

air mata jatuh tak tertahan,
mengiringi setiap derap langkah yang menjauh,
kisah masa lalu yang indah,
kini telah menjadi sebuah kenangan indah,
pahit manis semua masih terasa,
perpisahan bukanlah akhir,
namun perpisahan adalah awal
awal dari semuanya,

Jumat, 15 Juni 2012

puisi tanpa nama


Teriris hati tiap kudengar
Jerit tangis bayi kehilangan ibunya
Ratapan ibu terpisah dari anaknya
Keluhan anak jalanan
Yang di buang orang tuanya,
Mengapa dunia begitu kejam?
Mengapa bayi tak berdosa itu ikut merasakan ulah orang”yang terlalu pintar itu?
Ribuan pertanyaan bergelimangan dalam hatiku
Mengapa hidup itu tak adil?
Mengapa manusia yang tak bertuhan memiliki bahagia?
Mengapa manusia bertuhan malah menangis?
Inikah takdirmu Tuhan?
Apakah manusia yang selalu menyembahmu
Menderita di dunia agar bisa merasakan indahnya surga?
Apakah manusia yang mengingkarimu
Tertawa di dunia agar merasakan siksamu di neraka nanti?
Hanya kau yang tau,
Namun semoga saja begitu.


Rabu, 13 Juni 2012

sajak dari hati


Sajak ini bukanlah tentang cinta
Sajak ini bukanlah tentang kasih
Hanya seuntai kata penyesalan
Mengapa aku diahrkan bila hanya untuk berbuat dosa
Mengapa aku dilahirkan bila aku malah tetawa saat aku melakukan dosa
Mengapa aku tak menangis saat aku mengingat dosa yamg lampau?
Oh Tuhan,
Separah itukah aku ini
Sebanyak apa dosa yang telah aku perbuat smenjak aku dilahirkan
Bagaimana rupaku nanti saat aku di alam barzah
Di golongan manakah aku saat hari perhitungan itu datang
Dimana tempat abadiku nanti?
Surgakah?
Atau malah neraka?
Beri aku sedikit saja cahaya cintamu Tuhan
Jangan biarkan aku tersesat lagi.